Lima Hari Diburon, Suami Pembacok istri di Simalungun Diringkus Polisi
Connect with us

Peristiwa

Lima Hari Diburon, Suami Pembacok istri di Simalungun Diringkus Polisi

Terbit

:

Jurnalsumut.com – Berakhir sudah pelarian Jasalmon Simarmata, 58 tahun warga Nagori Pematang Purba Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Pelaku yang tega menghabisi nyawa istrinya sendiri di rumahnya Minggu 7 Januari 2018, berhasil diringkus polisi, Jumat 12 Januari 2018. Setelah 5 hari berstatus buronan, saat kedua tangannya diborgol petugas, Jasalmon Simarmata tak berkutik. Polisi pun mengamankan barang bukti sebuah parang yang digunakan pelaku untuk membunuh istrinya.

Seperti dilansir TopmetroNews, Jumat (12/1), di Polsek Purba, pelaku Jasalmon Simarmata tak tanggung-tanggung melakoni perbuatannya itu. Dengan sebilah parang, Jasalmon pun menghabisi nyawa istrinya dengan membabi buta.

Persoalannya sepele, hanya karena istri pelaku Rosdelina Haloho (korban) pergi bertandang ke rumah tetangganya yang juga warga Nagori Pematang Purba boru Nainggolan tanpa pamit.

Kisah tragis itu berawal pada Minggu 7 Januari 2018 pukul 10.00 WIB. Pelaku Jasalmon pergi beribadah sendirian. Saat pulang beribadah pukul 12.00 Wib Jasalmon ke rumah dirinya tidak mendapati istrinya. Selesai mengganti pakaian, Jasalmon pergi ke warung milik Sabes Lingga di kampung itu. Di warung, pelaku bertemu dengan Jatton Turnip, kemudian Jatton Turnip bercerita bahwa istrinya sedang berada di rumah boru Nainggolan.

Atas informasi itulah, Jasalmon dan Jatton langsung berangkat menuju rumah boru Nainggolan dimaksud. Ketika tiba di rumah boru Nainggolan dia mendapati istrinya (Rodelina Haloho) sedang di kamar bersama boru nainggolan dan Anto Lingga serta 2 Orang lainnya (laki-laki dan perempuan).

Selanjutnya, Jatton Turnip mengajak Jasalmon dan istrinya itu serta keempat rekannya itu untuk bakar bakar ikan dan daging di tempat itu. Sekira pukul 17.00 WIB Jasalmon dan istrinya pulang ke rumah dengan diantarkan oleh temannya marga Sipayung menggunakan sepedamotor.

Tiba di rumah, Jasalmon bertanya kepada istrinya mengapa pergi tidak ngomong dan ponselnya juga tidak dijawab. Kemudian sang istri menjawab: “masa begitu saja salah?”

Jasalmon kembali bertanya: “Kalau pergi permisilah, begitunya suami istri saling menghargai!” Namun saat itu istrinya malah ngoceh. “Sudahlah, sudahlah, ayolah kita keluar, bosan bicara sama kau.”

Mendapat jawaban begitu, Jasalmon langsung beranjak ke dapur mengambil sebilah parang. Kemudian dia duduk kembali di lantai dekat istrinya. Kemudian saat Rosdelina hendak beranjak mengambil tasnya, spontan Jasalmon mengayunkan parangnya ke kepala istrinya di bagian belakang, disusul ke arah wajah tangan dan perut secara membabi buta hingga istrinya ambruk dan terkapar. Melihat kondisi itu pelaku mulai panik. Tak ada niat saat itu untuk melarikan istrinya ke rumah sakit. Pelaku malah langsung melarikan diri dari pintu belakang rumahnya.

Di luar rumah, Hotben Purba yang sedari tadi mendengar suara minta tolong dan berusaha membuka paksa bersama tiga orang ibu-ibu warga setempat yang sedang melintas.
Namun saat itu usaha Hotben purba dan ketiga ibu itu sempat kesulitan karena pintu rumah dikunci dari dalam.

Karena terkunci, mereka memanggil warga lainnya. Saat itulah, pelaku melarikan diri hingga warga dan Hotben Purba dapat masuk dan mendapati Rosdelina sudah terkapar bersimbah darah penuh luka bekas bacokan.

Tak lama, personil Polsek Purba tiba di TKP (tempat kejadian perkara) dan melakukan pertolongan terhadap korban yang saat itu dalam kondisi sekarat.

Polisi dan warga langsung membawa korban ke Puskesmas Tigarunggu. Setibanya di Puskesmas, berdasarkan hasil pemeriksaan dari pihak Puskesmas menjelaskan korban telah meninggal dunia.(TMD-013)

Personil Polsek Purba ketika meringkus Jasalmon Simarmata, pelaku yang menghabisi nyawa istrinya Rosdelina Haloho di Nagori Pematang Purba Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. (js/tmn)

Berikan Komentar
Continue Reading
Click to comment

Berikan Komentar

BANYAK DIBACA

error: