Diduga Sebagai Pengedar Sabu, Seorang IRT dan Dua Pria Diringkus Satnarkoba
Connect with us

Peristiwa

Diduga Sebagai Pengedar Sabu, Seorang IRT dan Dua Pria Diringkus Satnarkoba

Terbit

:

Jurnalsumut.com – Diduga mengedarkan sabu, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial TH (21) dan dua orang pria berinisial DK (23) dan AA (18), terpaksa harus berurusan dengan Polisi. Alih-alih mendapatkan untung, malah berurusan dengan hukum setelah berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Simalungun di Jalan Melati Lorong 7 Keluraha Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, Senin (8/1) kemarin, pukul 22.00 Wib.

Selain mengamankan tiga tersangka, anggota kita juga berhasil mengamankan barang bukti 1 bungkus plastik klip kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 unit hp merk samsung, 1 unit hp merk BlackBerry, 1 unit hp merk humer, 1 unit hp merk nexcom, 1 buah bong, 1 buat dompet warna hitam putih merk one med yg di dalamnya berisikan 3 buah mancis, 1 bungkus plastik klip besar, 1 bungkus plastik klip besar ukuran sedang, 8 buah pipet, 1 buah dompet warna biru yang berisikan 1 buah kaca pirex, 1 buah plastik klip besar, 4 buah buku hutang narkoba, Uang Rp 2.503.000 (dari ika, diduga hasil penjualan narkotika) dan Uang Rp 560.000 (dari dody, diduga hasil penjualan hasil narkotika),” ucap Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, melalui Kasat Narkoba AKP Marnaek Ritonga, kepada Jurnalsumut.com, Jumat (12/1).

Kasat Narkoba AKP Marnaek Ritonga menerangkan, kronologis penangkapan ketiga tersangka bermula informasi dari masyarakat yang diterima bahwa di Jalan Melati Lorong 7 Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun sering kali terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

Menindak lanjuti informaai tersebut, selanjutnya sekira pukul 16.30 Wib pihaknya langsung meluncur ke tempat tersebut untuk melakukan penyelidikan dan sekitar pukul 17.00 wib tepatnya di rumah milik tersangka TH, petugas menemukan 4 orang laki laki dewasa yang 2 diantaranya ciri-cirinya serupa dengan informasi yang di terima, kemudian petugas memantau di depan rumah milik tersangka TH dan selanjutnya langsung mengamankan ke 2 laki-laki tersebut yang ciri-cirinya serupa dengan informasi yang diterima.

Dan langsung menyuruh ke 2 laki- laki tersebut (DK dan AA) untuk mengeluarkan seluruh isi kantong celananya, setelah mengeluarkan seluruh isi kantong celananya saksi menemukan uang senilai Rp.560.000 dari kantong tersangka DK yang dimana uang tersebut baru diterima dari atau baru disetor oleh tersangka AA yang diduga hasil penjualan narkotika dan 2 laki laki lain nya (ENO DAN PIJAI) diamankan untuk menjadi saksi dan dimintai keterangan, dan selanjutnya saksi langsung memanggil kepling (kepala lingkungan) untuk melakukan penggeledahan di rumah tersangka TH dan pada saat memasuki rumah tersangka TH petugas menemukan TH sedang berada di kamar tidurnya.

Selanjutnya petugas mengamankan tersangka TH dan melakukan penggeledahan di rumah tersangka yang langsung disaksikan kepling dan tersangka TH, pada saat melakukan penggeledahan petugas menemukan 1 buat dompet warna hitam putih merk one med di dalam pot bunga disamping rumah IKA, di dalam dompet tersebut berisikan 3 buah mancis, 2 buah jarum, 1 bungkus plastik klip besar, 1 bungkus plastik klip sedang, 8 buah pipet, selanjutnya saksi menemukan 1 buah bong disamping tv, dan selanjutnya saksi menemukan 1 buah dompet warna biru yang berisikan 1 buah kaca pirex, 1 buah plastik klip besar, 4 buah buku hutang narkoba di dalam kamar tersangka TH.

Dan selanjutnya petugas menemukan dompet bewarwan coklat yang didalam nya berisi uang senilai Rp 2.503.000 yang diduga hasil penjualan narkotika, dan kembali ditemukan juga 1 bungkus plastik klip kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu diatas pintu kamar tidur IKA.

Semua kegiatan penggeledahan dan penemuan barang bukti disaksikan langsung oleh kepala lingkungan dan tersangka TH. Selanjutnya ke 3 tersangka, 2 saksi dan barang bukti diamankan dan dibawa ke mako sat narkoba polres simalungun untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. (taman/js)

Berikan Komentar
Continue Reading
Click to comment

Berikan Komentar

BANYAK DIBACA

error: