Diancam PKL Pertumpahan Darah, Sat Pol PP Baru Balik Kanan
Connect with us

Peristiwa

Diancam PKL Pertumpahan Darah, Sat Pol PP Baru Balik Kanan

Terbit

:

Jurnalsumut.com – Penertiban yang seharusnya dilakukan Rabu (6/12) malam ini pun gagal dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP). Pasalnya, pedagang yang akan digusur mengancam siap mati apabila dilarang berjualan.

Pedagang jajanan malam ini tidak terima digusur, selain tidak disediakan tempat lain untuk berjualan, juga mereka butuh makan untuk menghidupi keluarganya.

“Mereka juga butuh biaya untuk hidup sehari-hari, tapi kalau memang kalian tetap mau menggusur kami siap mati dijalan ini,” ancam Gondrong, perwakilan dari pedagang.

Alasan Sat Pol PP, lapak PKL dianggap melanggar Perda dan diharuskan tidak menggelar dagangannya disana. Tapi menurut warga, tindakan penegak Perda tebang pilih. Karena ditempat yang sama, di Jalan W R Supratman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Siantar, Sumut, tampak Odong- Odong tidak di tertibkan oleh Satpol PP.

“Tolong Sampaikan kepada Robert, tolonglah kasih waktu dan kasih tempat bagi pedagang yang di gusur. Mereka juga butuh biaya untuk hidup sehari-hari,” pinta Gondrong, agar disampaikan kepada anggota Sat Pol PP kepada Robert Samosir, atasannya.

Mendapat perlawanan, Sat Pol PP ciut juga dan balik kanan. Sebelum meninggalkan lokasi, Abidin Damanik, Kepala Operasioal, mengatakan tetap akan turun.

“Saya hanya melakukan perintah, malam ini bisalah saya tidak tertibkan, tapi kalau besok saya tidak bisa menjaminnya,” ucap Abidin sembari meninggalkan lokasi bersama belasan pasukannya dan 2 unit mobil yang telah dipersiapkan. (ary)

Berikan Komentar
Continue Reading
Click to comment

Berikan Komentar

BANYAK DIBACA