Tenggelam saat bermain di sungai Aek Siegaon Tarutung, bocah 11 tahun ditemukan tewas 
Peristiwa

Tenggelam saat bermain di sungai Aek Siegaon Tarutung, bocah 11 tahun ditemukan tewas 

Korban tenggelam saat mandi-mandi bersama temannya.

Korban mengapung di TKP.

Jurnalsumut.com – Rahmat Silitonga, bocah 11 tahun, warga Panaharan Desa Parbaju Julu, Kecamatan Tarutung, tepat di belakang kantor PU ditemukan tewas mengambang di sungai Aek Siegaon Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Mayat Rahmad ditemukan oleh seorang pemancing ikan dalam posisi telungkup tidak mengenakan pakaian. Tepat di sekitar bekas bendungan sidfile atau sejenis bendungan, dengan kedalaman sungai antara 30 centimeter (cm) hingga 100 cm, Selasa (12/9).

Kepada Jurnalsumut.com, warga mengaku marga Sihite mengatakan, sebelumnya, Senin 11 September 2017, korban Rahmad sudah dicari sejak sore sekitar pukul 16.00 WIB oleh orangtua dan warga sekampungnya.

Jenazah korban saat dievakuasi.

“Orang tua korban juga sudah pergi menanyakan ke orang pintar untuk mencari informasi keberadaan anaknya itu. Jadi, kedua orangtuanya saat ini belum melihat mayat anaknya, tapi sudah diberitahukan warga dengan menghubungi melalui handphone,” aku Sihite.

Sambungnya, polisi telah mengevakuasi mayat korban dan membawanya ke RSUD Tarutung. “Sambil menunggu kedatangab orangtuanga (untuk dilakukan visum),” jelasnya.

Sebelumnya korban Rahman pergi mandi-mandi bersama teman-temannya. “Kejadiannya tadi sore ditemukan mayat korban bang. Mandi mandi kata nya, sama kawan nya,” ungkapnya.

Lanjutnya, pertama kali yang menemukan mayat bocah itu seorang pemancing ikan, yang maksud hati hendak memancing ikan.

Namun, karena melihat ada mayat, si pemancing itu langsung lari sambil berteriak ada mayat. Tanpa ada yang mengkomandoi, lokasi penemuan mayat langsung diramaikan warga dan menghubungi polisi. (js)

Berikan Komentar
Click to comment

Berikan Komentar

To Top