Tips menghemat baterai smartphone berbasis Android
Connect with us

Gadget

Tips menghemat baterai smartphone berbasis Android

Terbit

:

jurnalsumut.com – Semakin banyak orang yang memilih gadget berbasis Android karena ada banyak opsi yang bisa dipilih berdasarkan harga, merek, hingga versi sistem operasi. Namun dibandingkan dengan feature phone, bagi beberapa pengguna, baterai hape atau tablet yang menggunakan sistem operasi Android terasa sangat cepat terkuras. Padahal, smartphone tersebut baru saja di charger hingga full dan belum genap satu hari digunakan, baterainya sudah mulai tampak hampir habis.

Sebenarnya kejadian seperti bukanlah sesuatu yang aneh. Mengingat rata rata smartphone berbasis Android menggunakan layar yang sangat lebar, minimal 4 inci. Sehingga membutuhkan daya yang sangat banyak. Selain itu, ada beberapa kebiasaan pengguna yang dapat menyebabkan baterai gadget dengan sistem operasi Android cepat habis.

Agar gadget berbasis Android yang Anda punya memiliki baterai yang lebih awet, beberapa tips berikut ini bisa dijadikan sebagai referensi.

Redupkan layar untuk menghemat baterai

Seperti telah diungkapkan di atas, layar smartphone adalah yang paling banyak menyita energi. Semakin tinggi settingan “brightness” yang Anda gunakan, maka akan semakin cepat baterai terkuras.

Oleh sebab itu, untuk menghemat baterai, Anda perlu mensetting brightness pada posisi low. Atau Jika memungkinkan, aktifkan mode automatic untuk brightness.

Minimalisir penggunaan kamera

Jika Anda sering jeprat-jepret menggunakan kamera depan maupun kamera belakang, tidak heran apabila smartphone tersebut akan mudah kehabisan baterai.

Selain layar yang akan menjadi lebih terang, kamera juga membutuhkan banyak daya sehingga baterai akan cepat terkuras. Jika tidak terlalu penting, minimalisir penggunaan kamera. Dan sebisa mungkin, gunakanlah kamera dengan cara yang paling efektif.

Kurangi sinkronisasi (sync) aplikasi

Ada banyak aplikasi terutama yang berbasis sosial media, yang melakukan sinkronisasi secara online. Karena terus-menerus melakukan sinkronisasi, maka aplikasi tersebut membutuhkan tenaga yang tidak sedikit. Akibatnya, baterai akan cepat habis.

Beberapa aplikasi yang perlu diwaspadai karena mereka sering melakukan sync antara lain:

  • Facebook
  • Twitter
  • Gmail
  • Messenger
  • WhatsApp
  • Dll.

Untuk mengetahui aplikasi apa saja yang melakukan sinkronisasi secara otomatis di Smartphone Anda, Anda bisa mengeceknya di pengaturan (setting). Pada bagian ‘account & sync.”

Kebiasaan melakukan multitasking

Apabila Anda terbiasa menggunakan tombol home untuk menutup aplikasi, maka Anda perlu mengubah kebiasaan tersebut mengingat, ketika menekan tombol home, aplikasi tidak sepenuhnya tertutup melainkan masih tersimpan di memori. Kebiasaan ini akan membuat memori sering penuh. Semakin banyak isi memori, maka memory membutuhkan daya yang lebih besar.

Agar beban hardware tidak terlalu besar, biasakan menutup aplikasi dengan menggunakan tombol back.

Pilihlah smartphone dengan baterai besar

Saat ini, ada banyak pilihan smartphone dengan baterai berukuran besar antara 3000mAh – 4000 mAh. Smartphone dengan layar 5 atau 5.5 inci dengan baterai 4000mAh biasanya mampu bertahan hingga 2 hari untuk penggunaan normal. (js/jba)

Berikan Komentar
Continue Reading
Click to comment

Berikan Komentar

BANYAK DIBACA